TEKNIK EXPERIENTIAL LEARNING DALAM LAYANAN BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIER PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.47239/jgdd.v4i2.347Keywords:
Career Guidance, Career Planning, Experiential LearningAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi awal perencanaan karir mahasiswa, menentukan perencanaan karir setelah menerima layanan informasi karir menggunakan teknik experiential learning, dan untuk mengetahui perbedaan tingkat perencanaan karir untuk studi lanjut menggunakan teknik experiential learning. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling yang terdiri dari dua siklus yang terdiri dari empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dan pengulangan. Subyek penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Brebes yang memiliki tingkat perencanaan karir yang rendah yaitu pada kelas X MIPA 5 yang berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan bimbingan karir teknik experiential learning pada siklus I sebesar 56,5% dengan kriteria sedang. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II diperoleh hasil sebesar 84,0% atau dalam kategori tinggi, artinya melalui penerapan layanan bimbingan karir dengan teknik experiential learning dapat meningkatkan perencanaan karir siswa untuk studi selanjutnya. Layanan informasi karir dengan teknik experiential learning efektif untuk meningkatkan perencanaan karir mahasiswa untuk studi lanjut. Guru BK diharapkan dapat memberikan perlakuan atau perhatian khusus kepada siswa yang memiliki keterampilan perencanaan karir yang rendah melalui pemberian layanan konseling individu dan bimbingan kelompok.
References
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian-Suatu Pendekatan Praktik Edisi Revisi VI Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Azwar, Saifuddin. 2012. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Glaize, David dan Myrick, Robert D. 1984. AStudy of Career Maturity and Career Decidedness. The Vocational Guidance Quarterly Voleme 3. (3).
Kolb, D, A. (1984) Experiential Learning Experience as The Source of Learning and Development. New Jersey: Prentice Hall
Purwatiningrum, Ribut.2013. Internalisasi Mind Skill Mahasiswa Bimbingan Konseling (BK) Melalui Experiential Learning. Jurnal Pendidikan Humaniora. 1(3): 233-241
Silberman, M. 2015. Handbook Experiential Learning (Strategi Pembelajaran dari Dunia Nyata). Nusamedia: Bandung
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods) Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Tadjri, Imam. 2010. Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Semarang: Widya Karya
Winkel, W.S. dan MM Sri Hastuti. 2013. Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Yogyakarta: media Abadi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Dewi Ekasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




