PEMANFAATAN APLIKASI “GEMBIRA” UNTUK MELATIH KEPEKAAN BUNYI DAN SUARA BAGI SISWA TUNARUNGU
DOI:
https://doi.org/10.47239/jgdd.v3i2.133Keywords:
aplikasi GEMBIRA, kepekaan bunyi dan suara, siswa tunarunguAbstract
Pembelajaran program kompensatoris bagi siswa tunarungu yakni Pengembangan Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama (PKPBI) ditujukan untuk mengoptimalkan potensi siswa tunarungu berupa kepekaan sisa pendengaran dan kepekaan vibrasi. Sebagai upaya melatih siswa tunarungu dalam mengoptimalkan kepekaan sisa pendengaran, dibutuhkan media pembelajaran yang kreatif, salah satunya dengan Aplikasi GEMBIRA (Mengenal Ragam Bunyi dan Suara). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Aplikasi GEMBIRA dalam melatih kepekaan terhadap bunyi dan suara bagi siswa tunarungu jenjang sekolah dasar kelas 1 di SLB Negeri Balikpapan. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan melibatkan sampel sebanyak 7 siswa tunarungu pada jenjang SDLB Kelas 1 Tunarungu tahun ajaran 2019/2020. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan Single Subject Research (SSR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran menggunakan aplikasi GEMBIRA ini menjadi sangat fleksibel karena dapat dilakukan dimana saja serta kapan saja, (2) aplikasi GEMBIRA memudahkan guru dalam menemukan berbagai bunyi latar belakang sebagai media pembelajaran untuk melatihkan kompetensi mengenal bunyi latar belakang pada siswa tunarungu, (3) fitur yang menarik dalam aplikasi GEMBIRA meningkatkan motivasi dan minat belajar PKPBI siswa tunarungu jenjang SDLB kelas 1. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan proses pembelajaran yang lebih variatif.
References
Arikunto, S. (2008). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Arsyad, A. (2002). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Bunawan, L & Yuwati, C.S. (2000). Penguasaan Bahasa Anak Tunarungu. Jakarta: Yayasan Santi Rama
Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Panduan Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Khusus SDLB Tunarungu. Jakarta: Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa.
Hallahan, D.P. & Kauffman, J.M. (2006). Exceptional Learners: Introduction to Special Education 10th ed. USA: Pearson.
Krisnan. (2019). Pembelajaran Kompensatoris Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Diakses dari https://meenta.net/pembelajaran-kompensatoris-abk/, 1 Juli 2020
Mangunsong, F. (2009). Psikologi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Sadiman, A., A. (2003). Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta
Sunanto, J. (2009). Pendekatan Penelitian dalam Bidang Pendidikan Luar Biasa. Surakarta: Makalah Siposium Internasional dan Temu Ilmiah Nasional.
Sunanto, J., Takeuchi, K., & Nakata, H. (2006). Pengantar Penelitian dengan Subjek Tunggal. Tsukuba: Centre for Research on International Cooperation in Educational Development (CRICED), University of Tsukuba.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Ade Putri Sarwendah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




