PELATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL MODEL REMAJA KUAT DALAM PENANGANAN KORBAN CYBERBULLYING

Authors

  • Nur Handayani SMAN 9 YOGYAKARTA

DOI:

https://doi.org/10.47239/jgdd.v3i2.262

Keywords:

cyberbullying, harga diri, keterampilan sosial, remaja kuat

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas program keterampilan sosial dengan menggunakan model Remaja Kuat dalam menangani korban cyberbullying dan mengetahui perbedaan efektivitas program keterampilan sosial Remaja Kuat antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental, dengan metode penelitian quasi eksperimen atau  eksperimen semu, dengan desain penelitian pre-test and post-test with control group design. Jumlah sampel 24 responden dengan teknik total sampling (12 intervensi dan 12 kontrol dengan random sampling). Kelompok intervensi diberikan intervensi berupa pelatihan Remaja Kuat dan tidak melibatkan perlakuan pada kelompok kontrol (untreated control group design). Pengukuran dilakukan dengan membandingkan skor harga diri peserta pada saat pretest dan posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa program Remaja Kuat secara signifikan dapat meningkatkan harga diri korban cyberbullying pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat efektivitas pelatihan Remaja Kuat dalam menangani korban cyberbullying. Hasil eksperimen  menunjukkan bahwa Program Remaja Kuat secara signifikan dapat meningkatkan harga diri korban cyberbullying pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya meningkatkan efektivitas program penanganan korban cyberbullying dan korban bullying.

Abstract Views: 363PDF Downloads: 395

References

Cartledge, G. & Milburn, J. F. (1995). Teaching social skills to children and youth: innovative approach (3rd ed.). Massachussetts: Allyn and Bacon.

Cook, C.R., Williams, K. R., Guerra, N. G., Kim, T. E., & Sadek, S. (2010). Predictors of bullying and victimization in childhood and adolescence: A meta-analytic investigation. School Psychology Quarterly, 25(2), 65-83.

Draa, V.B & Sydney, T. D. (2009). Cyberbullying: Challenges and Actions. Journal of Family and Consumer Sciences, 101(4), 40-46.

Hong, J.S. & Espelage, D. L. (2012). A Review of research on bullying and peer victimization in school: An ecological. Journal of Aggression and Violent Behaviour, 17(4), 311-322.

Johns., K. & Kloska, M. (2015). Effect of social skill training programs on bullying”. Occupational Therapy Graduate Student. Evidenced-Based Research Reviews. Paper2

Kashani, P.A. & Bayat, M. (2010). The effect of social skills training (assertiveness) on assertiveness and self-esteem increase of 9 to 11 year-old female students in Tehran, Iran”. World Applied Sciences Journal, 9 (9), 1028-1032.

Kawanku. (2014). Celebrate Your Weirdness. Positeens: Positive Teens Against Bullying. Jakarta: Ice Cube.

Marhani, I., Sahrani, R. & Monica, S. (2018). Efektivitas Pelatihan Self-Talk untuk Meningkatkan Harga Diri Remaja Korban Bullying (Studi pada Siswa SMP X Pasar Minggu). Jurnal UIN Alaudin,7, 11-22.

Marwati, E., Prihartanti, N., & Hertinjung, W. H (2020). Pelatihan Berpikir Optimis Untuk Meningkatkan Harga Diri pada Remaja di Panti Asuhan. Jurnal Ilmiah Psikologi UMS.5 (2), 23-31.

Olweus, D. (2005). Bullying at school: what we know and what we can do. USA: Blackwell Publishing.

Parahita, W. (2012). Hubungan Keterampilan Sosial dengan Korban Bullying di Sekolah Dasar. Naskah Publikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. hal. 4.

Rachmawatie. (2006). Pengaruh Pelatihan Keterampilan Sosial terhadap Efektivitas Komunikasi Interpersonal pada Remaja. Tesis. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

Rahayu, F. S. (2012). Cyberbullying sebagai Dampak Negatif Teknologi Informasi. Journal of Information Systems, 8 (1), 22-31.

Ramadhani, N. (1995). Tesis. Pelatihan Keterampilan Sosial pada Mahasiswa yang Sulit Bergaul. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Santrock, J.W. (2012). Life-Spant Development. Edisi Ketigabelas. Yogyakarta: Penerbit

Erlangga.

Saripah, I. (2018). Kecenderungan Perilaku Cyberbullying Peserta Didik Berdasarkan Jenis

Kelamin. Pedagogia Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(30),180.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sulistyaningsari, A. (2017). Modul Program “Remaja KUAT” untuk Meningkatkan Harga Diri Korban Bullying. Tesis. Yogyakarta: Program Magister Profesi Psikologi. Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Zakiyah, E. Z., Humaedi, S. & Santoso, M.B. (2017). Faktor yang Mempengaruhi Remaja dalam Melakukan Bullying. Jurnal Penelitian dan PPM, 4(2), 324-330.

Downloads

Published

2020-12-31

How to Cite

Handayani, N. (2020). PELATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL MODEL REMAJA KUAT DALAM PENANGANAN KORBAN CYBERBULLYING . Jurnal Guru Dikmen Diksus, 3(2), 228-243. https://doi.org/10.47239/jgdd.v3i2.262
1-10 of 37

You may also start an advanced similarity search for this article.