PENINGKATAN KEMAMPUAN MENELITI DAN MENYUSUN LAPORAN PENELITIAN MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TANAM PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
DOI:
https://doi.org/10.47239/jgdd.v1i2.54Keywords:
PjBl tanam, meneliti, menyusun laporanAbstract
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan memperbaiki kelemahan dalam proses pembelajaran yang selama ini dilakukan pada materi pertumbuhan dan perkembangan kelas XII, dengan mengimplementasikan model project based learning (PjBL) tanam. Project Based Learning (PjBL) tanam adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai inti pembelajaran. Kata tanam merupakan akronim dari kata tumbuhkan-amati-narasikan-amalkan. Model pembelajaran ini membantu guru memberikan ruang gerak yang cukup dalam pelayanan bimbingan dan siswapun dapat berkreasi melakukan penelitian. Karena pembelajaran ini dapat dilakukan di luar jam pelajaran reguler (intrakurikuler) sehingga siswa memiliki ruang gerak yang cukup. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat di tarik simpulan bahwa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) tanam dapat meningkatkan kemampuan menyusun dan membuat laporan penelitian pada pembelajaran pertumbuhan dan perkembangan dengan subyek penelitian 36 siswa kelas XII Mipa 1 SMA Negeri 1 Sutojayan Kabupaten Blitar 2018/2019, hal ini ditunjukkan pada peningkatan aspek kognitif, afektif dan psikomotor siswa pada siklus I, siklus II dan III.
References
Ardianti, S. D., Pratiwi, I. A., & Kanzunnudin, M. (2017). Implementasi Project Based Learning (PjBL) Berpendekatan Science Edutainment Terhadap Kreativitas Peserta Didik. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(2).
Boehrer, J., & Linsky, M. (1990). Teaching with cases: Learning to question. New Directions for Teaching & Learning, 1990(42), 41–57.
Bølling, M., Hartmeyer, R., & Bentsen, P. (2019). Seven place-conscious methods to stimulate situational interest in science teaching in urban environments. Education 3-13, 47(2), 162– 175.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: qualitative, quantitative, & Mix Methods Approaches (Fourth). Sage Publications. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, & mixed methods approaches. Sage publications.
Davis, K. A., Zorwick, M. L. W., Roland, J., & Wade, M. M. (2016). Using debate in the classroom: Encouraging critical thinking, communication, & collaboration.
Routledge. Fajarwati, S. K., Susilo, H., & Indriwati, S. E. (2017). Pengaruh Project Based Learning Berbantuan Multimedia terhadap Keterampilan Memecahkan Masalah & Hasil Belajar Psikomotor Siswa Kelas XI SMA. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, & Pengembangan, 2(3), 315– 321.
Harper, C., & Snowden, M. (2017). Environment & society: Human perspectives on environmental issues. Routledge.
Haryono, A. (2018). Panduan Penulisan Bidang Ilmu Pengetahuan Alam.
LIPI Press. Hsu, C., & Backhouse, J. (2020). Information systems security education: Redressing the balance of theory & practice. Journal of Information Systems Education, 13(3), 8.
Mandang, T. (2018). Meneliti Itu Seru, Panduan Seru Untuk Peneliti Muda. Kementerian Pendidikan & Kebudayaan.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis.pdf. In Qualitative Data Analysis. https://doi.org/10.1007/s10071-013-0700-5
Salam, R., Zunaira, Z., & Niswaty, R. (2016). Meningkatkan Hasil Belajar Membuat Dokumen melalui Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match (Mencari Pasangan). Jurnal Office, 2(2), 173–180.
Suprianto, S., Arhas, S. H., & Salam, R. (2018). Pengaruh Media Pembelajaran & Pengelolaan Kelas terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMK Negeri Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Jurnal Ad’ministrare, 5(2), 137–146.
Suroto, B., Novita, N., Pailis, E. A., Waldelmi, I., & Fatkhurahman, F. (2017). Metode Penelitian Tindakan Solusi Bagi Masalah Sosial. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan & Pelatihan, 1(1), 25–28. Susilo, A., & Farkhan, D. R. M. (2017).
Examining the Implementation of Curriculum (2013) on the Teaching of English (A Case Study at a Senior High School & a Vocational School in Cianjur West Java).
Tilbury, D. (1995). Environmental education for sustainability: Defining the new focus of environmental education in the 1990s. Environmental Education Research, 1(2), 195–212.
Widiati, U., & Hayati, N. (2018). 5 How well prepared are Indonesian pre-service teachers to develop their future students’ intercultural communicative competence? Teacher Education for English as a Lingua Franca: Perspectives from Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Budiyanto Soeryono (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




