KEMAMPUAN ANAK AUTIS DALAM MEMBUAT KALIMAT SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN KARTU BERGAMBAR
DOI:
https://doi.org/10.47239/jgdd.v4i1.114Keywords:
Media, kartu bergambar, kalimat sederhanaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media kartu bergambar meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat kalimat sederhana. Penelitian ini disusun dengan metode Penelitian Tindakan Kelas subyek penelitian adalah siswa kelas IV SLB Prof. Dr. Sri Soedewi MS, SH Jambi yang terdiri dari 1 siswa. Prosedur penelitian berpedoman pada desain penelitian tindakan kelas model spiral dari Kemmis dan McTaggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan dokumen observasi, dan wawancara. Setelah dilakukan analisis data hasil penelitian, nilai yang diperoleh siswa pada siklus I memperoleh skor 47, termasuk kriteria sedang. Setelah mendapatkan perlakuan tindakan siklus II dengan permainan kartu bergambar mendapat skor 68 termasuk kriteria tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media kartu bergambar mampu meningkatkan kemampuan membuat kalimat sederhana.
References
Anggareni, D. (2019). Meningkatkan Minat Belajar Siswa Tunarungu Dengan E-Cash Matematika Di SMK Negeri 3 Probolinggo. Jurnal Guru Dikmen dan Diksus, 2(2), 12– 21.
Apostelina, E. (2012). Resiliensi keluarga pada keluarga yang memiliki anak autis. JPPP- Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 1(1), 164–176.
Arikunto, S., & Suhardjono, S. (2006). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Badudu, Y., & Zain, S. M. (1994). Kamus umum bahasa Indonesia. Pustaka Sinar Harapan. Bektiningsih, K. (2009). Program terapi anak autis di SLB negeri semarang. Jurnal
Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 39(2).
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Dermawan, O. (2013). Strategi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di slb.
Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 886–897.
Desiningrum, D. R. (2017). Psikologi anak berkebutuhan khusus. psikosain.
Hamriani, H., & Garim, I. (2016). The Effectiveness of Letters Card Media in Writing Lontara’Alphabet Makassar at SMP Negeri 1 Pallangga in Gowa District. Lingua Cultura, 10(2), 99–103.
Kristanti, L. (2019). Media Cue Card Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sebagai Pramuwisata Dalam Mendeskripsikan Tempat Wisata Di Kalimantan Barat Untuk Kelas X UPW Smk Negeri 1 Pontianak. Jurnal Guru Dikmen dan Diksus, 2(2), 54–66.
Ningsih, N. (2018). Penerapan Media Wirecast Pada Konsep Listrik Dinamis Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di SMA Negeri 2 Probolinggo. Jurnal Guru Dikmen dan Diksus, 1(2), 67–75.
Nurhastuti, N. (2016). Program Konseling Keluarga Bagi Orang Tua Yang Memiliki Anak Autis. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 2(1), 45–50.
Poerwadarminta, W. J. S. (2007). Kamus umum bahasa indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Riandini, S. (2015). Pengaruh pola pengasuhan dengan perkembangan komunikasi anak autis kepada orang tua. Jurnal Majority, 4(8), 99–106.
Suprapti, S. (2019). Peningkatan Penguasaan Kosa Kata Menggunakan Media ‘Aku Bisa Bersuara’ Pada Peserta Didik Dengan Hambatan Pendengaran Di SLB Manunggal Slawi. Jurnal Guru Dikmen dan Diksus, 2(1), 31–37.
Suryana, A. (2004). Terapi autisme, anak berbakat dan anak hiperaktif. Jakarta: Progres Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Sri Sadono (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




